Final Act Of Love

Memang seharusnya kita tidak pernah memulai dari awal dan bukannya aku tidak berusaha untuk melupakan bahkan dengan semua hal yang sedang ku lakukan beserta beribu isi kepala ku semua hal tentang mu tetap tidak ingin dikalahkan pun aku tidak pernah meminta rasa pada Dia yang berkuasa, lagi pula pilihan apa yang aku punya ketika hati memiliki caranya sendiri untuk berbicara ?

Meskipun aku sudah tau kemana arahnya aku tetap ingin mencoba, bukan mencoba untuk merubah pikiran hanya ingin mencoba mengungkapkan tapi ternyata semua berjalan lebih rumit dari yang aku bayangkan. 


Aku berpikir masih memiliki cukup waktu untuk sekedar membagi rasa ku padamu tetapi aku menyadari sesuatu, waktu adalah hal yang tidak pernah menjadi milik ku. Dan benar saja, kupikir aku akan siap ketika mendengarkan kebenaran tetapi tetap saja setiap kata yang keluar dari mulut mu terasa seperti sembilu yang mengiris sekujur tubuh ku. Hari itu pecah tangis ku bergetar dipelukan mu.


Tidak sekalipun aku ingin menyalahkan karena dari awal aku lah yang membuat pilihan untuk tetap melanjutkan pun aku tau aku tidak akan pernah menjadi pilihan, aku hanya ingin menunjukkan seberapa pantas cinta yang harusnya kau dapatkan. Aku tidak pernah mengharapkan balasan hanya saja kenyataan bahwa aku tidak bisa lagi merengkuh mu dan mendengarkan semua kisah mu ketika dunia menjadi terlalu melelahkan belum siap untuk ku telan meskipun mungkin kamu memang tidak pernah membutuhkan.


Terima kasih sudah berkenan memberi ruang untuk semua rasa ku bahkan saat kamu tidak seharusnya ada untuk ku, memang sedikit egois tapi setelah ini aku tidak bisa melakukan apapun selain mendoakan mungkin bagimu ini berlebihan tapi demi Tuhan ini sungguh apa yang aku rasakan.


Maaf kan keterlambatanku menyadari bahwa adanya aku ternyata hanya memberatkan langkah mu, bukan tempat ku pula untuk mengkhawatirkan pilihan yang dengan ikhlas dan sadar telah kau putuskan. Sudah tidak penting lagi bagiku dengan siapa akhirnya kamu akan bermuara tapi semoga dia bisa mencintaimu dengan sepantas-pantasnya.


Semoga setelah ini hari mu menjadi lebih mudah, hati mu menjadi lebih tenang, dan langkah mu menjadi lebih ringan. Untuk mu seluruh hal baik akan tetap aku semoga kan  meskipun aku tidak pernah menjadi tujuan.


Comments

Popular Posts